Surat tukang buah yg patah hati:
"Wajahmu memang manggis, watakmu juga melon-kolis, tapi hatiku nanas
karena cemburu, sirsak napasku, hatiku anggur lebur, ini delima dalam
hidupku, memang ini juga salakku, jarang apel malam minggu. Ya Tuhan,
mohon belimbing-mu, kalo memang perpisangan ini yg terbaik untukku,
semangka kau bahagia dengan pria lain... Sawonara...."
Surat balasan dari pacarnya yang ternyata tukang sayur:
"Membalas kentang suratmu itu, brokoli sudah kubilang, jangan tiap
dateng rambutmu selalu kucai, jagungmu gak pernah di cukur. Disuruh
dateng malam minggu, ehh nongolnya hari labu.
Ditambah kondisi
keuanganmu makin hari makin pare, kalo mo nelpon aku aja mesti ke wortel
. Terus terong aja, cintaku padamu sudah lama tomat... Jangan kangkung
aku lagi!!"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar